Tampilkan postingan dengan label Tips Kehidupan. Tampilkan semua postingan
Media dan Krisis Jati Diri Bangsa
Sekarang ini sedang terjadi
penjajahan budaya asing terhadap budaya Indonesia, keanekaragaman budaya yang
dimiliki negeri ini yang seharusnya dijadikan sebagai kebanggaan dan jati diri
bangsa, perlahan-lahan mulai dilupakan. Bangsa ini sedang terjangkit krisis
jati diri, terlalu banyaknya stasiun media dan stasiun televisi lokal
mengekspos dan menayangkan tayangan luar negeri setiap harinya, seperti drama
Korea, drama Turki, Bollywood, hingga film-film Hollywood sehingga itu seperti
memberikan doktrin kepada anak muda bahkan sampai anak-anak menganggap budaya
luar negeri yang lebih modern itu lebih kerern dan patut di ikuti.
Berbanding
seratus delapan puluh derajat dengan sedikitnya konten budaya lokal yang
ditayangkan stasiun televisi lokal, media yang seharusnya berfungsi sebagai
alat untuk mempromosikan budaya lokal Indonesia malah berpaling mempromosikan
budaya luar negeri, jika kita cermati, tayangan yang berisikan konten budaya
lokal Indonesia kini sangat susah dijumpai dichanel televisi lokal pengecualian
untuk TVRI yang sampai sekarang masih setia dengan tayangan khas Indonesia
seperti wayang, ketoprak, penyanyi sinden dan lain-lain, sayangnya stasiun
televisi milik pemerintah yang minim penonton ini, masih jauh dari kata sukses
mempromosikan budaya Indonesia, dengan fakta yang demikian, memunculkan opini
bahwa sekarang ini media lebih mementingkan tingginya rating acara yang
berbanding lurus dengan tingginya pendapatan dibandingkan dengan menayangkan
konten budaya dan kearifan lokal yang belum tentu banyak peminatnya.
Bayangkan saja, stasiun-stasiun televisi
lokal sekarang ini sedang nafsu-nafsunya berkompetisi membuat sinetron yang
tidak bermutu, sebut saja Ganteng-Ganteng Serigala (GGS), 7 Manusia Harimau,
Tukang Bubur Naik Haji, dan lain sebagainya, yang isinya kehidupan disekolah
tetapi tidak pernah ada adegan belajar, yang isinya cinta, pertengkaran,
perceraian dan hal yang tidak mendidik lainya. Tak ada unsur budaya dan kearifan
lokal yang ditampilkan didalamnya, boleh dibilang tidak ada pelajaran atau
manfaat yang bisa kita ambil dari sinetron-sinetron tersebut, parahnya
masyarakat dicekok’i tayangan-tayangan
yang tidak bermutu itu setiap hari.
Jika saja ada stasiun televisi yang
ingin dan mampu membuat tayangan yang bertemakan budaya Indonesia dan dikemas
secara kreatif mungkin akan sangat membantu mengkampanyekan untuk lebih
mencintai budaya lokal. Seharusnya kita bisa meniru apa yang dilakukan India
dengan Bollywoodnya, Korea Selatan dengan Drama Koreanya, atau bahkan Jepang
dengan kartun khasnya yang biasa disebut Anime, lihatlah Anime-anime Jepang
yang kental akan nuansa dan budaya Jepang yang sangat sukses mengkampanyekan
budaya negeri Matahari Terbit itu ke negeri kita, bahkan ke ranah Internasional.
Dizaman sekarang ini siapa remaja yang tidak tahu serial Anime Naruto, One
Piece dan Dragon Ball? Jawabanya hampir semua remaja Indonesia tahu dengan
serial-serial Anime tersebut, bahkan tak jarang dikota-kota besar menggelar event bertemekan semua tentang
Jepang, entah itu Anime festival, Japanese food festival, atau Japanese
festival. Betapa suksesnya Jepang mengkampanyekan budayanya sampai-sampai
ketika digelar acara Japanese festival banyak orang Indonesia tulen yang rela
membeli mahal jajanan khas negeri bunga Sakura itu, mengenakan kostum ala Anime
idolanya, bahkan tak jarang ada yang memakai Kimono, pakaian khas Jepang.
Lalu apakah Indonesia punya sesuatu
untuk dipromosikan ke ranah global? Tentu punya, kita punya Wayang, Wayang
golek, kain Batik dan banyak budaya tradisional yang indah lainya yang kita
miliki, Dari segi sosialisasi dan promosi memang Indonesia kudu banyak belajar
dari Jepang, India, Korea Selatan dan negara lainya yang budayanya sudah
mendunia. Jangankan untuk promosi ke luar negeri, mungkin tidak sedikit dari
kita yang memiliki koleksi baju ala budaya luar tapi tidak memiliki baju batik?
Miris.
Dampak dari kurangnya sosialisasi
dan promosi akan kecintaan terhadap budaya sendiri itu sangat mengkhawatirkan
bagi generasi penerus bangsa, belum lagi dengan banyaknya budaya luar negeri
dengan moderenisasinya semakin mengikis rasa cinta terhadap budaya sendiri,
lihat saja style atau gaya anak muda dan remaja zaman sekarang, mulai dari
rambut gaya britania raya dengan Pomadenya, atau ala boyband korea dengan poni
dan cat warna-warni macam ayam gaul yang dijual pedagang didepan sekolah kita
dulu, belum lagi baju wanita yang serba kekurangan kain, dan banyak lagi. Semua
itu jelas akibat banyaknya televisi kita menayangkan acara-acara luar negeri,
bandingkan dengan anak muda yang memakai baju batik, sangat jarang sekali
ditemukan, bahkan anak muda yang memakai baju batik di anggap ndeso atau tidak
gaul tidak mengikuti trend, lagi-lagi, miris sekali bukan?
Dengan anak muda yang kian hari kian
meninggalkan budaya Indonesia, tak heran banyak negara yang miskin akan budaya
yang mengklaim budaya kita ini, ketika budaya kita diklaim oleh negara
tetangga, kita baru berkoar-koar bahwa itu budaya kita, sedangkan sehari-harinya
memakai kain khas kita saja jarang bahkan tidak pernah, apakah bangsa kita
senaif ini?
Negeri kita ini adalah negeri yang
istimewa dengan keanekaragaman budaya didalamnya, sudah selayaknya kita
mensyukuri dan bangga menjadi pewaris keanekaragaman budaya tersebut, tugas
kita sebagai penerus generasi bangsa adalah menjaga dan memelihara warisan itu
agar tetap lestari sehingga generasi selanjutnya masih bisa menikmati kearifan
budaya ini, bahkan sebisa mungkin sudah selayaknya kita untuk membantu agar
budaya kita menjadi jati diri bangsa, agar budaya kita menjadi ikon negara yang
mampu dibanggakan ke ranah global, untuk jangkauan dalam negeri kita tentu saja
berharap agar media dan televisi kita berhenti memberi kita tayangan-tayangan
yang miskin manfaat seperti saat ini, dan sadar akan hakikat dan peran media
yang seharusnya sebagai informan sekaligus penyebar budaya ke seluruh penjuru
dan pelosok negeri dengan memproduksi tayangan-tayangan yang memihak budaya
kita, tayangan-tayangan yang berbau kearifan dan budaya lokal. Sehingga tidak
ada lagi bangsa kita ini mengalami krisis jati diri, tidak adalagi budaya yang
diklaim oleh negara lain, dan agar masyarakat kita lebih menghargai dan
mencintai budaya dan kearigan lokal, sehingga warisan tersebut abadi untuk negara
kita. Semoga saja harapan kita ini bisa terwujud.
5 Tips Populer di Sekolah
Slamat malem lhem (sapa’an ala pekalongan), dimalam minggu kliwon ini, saya akan membagikan cara menjadi popular di sekolah, langsung saja yo lhem :
1. Punya MoGe
Tips yang pertama cara menjadi populer di sekolah adalah tips yang paling gampang dipraktikan, bukan rahasia lagi kalau cewe (kimc*l) jaman sekarang memang suka cowo dengan motor yang ‘wah’, nggak peduli muka kamu ancur kaya andika kangenband, mau badan kamu cungkring kaya kiwil, kaki kamu 4 kaya squidword, cewe ga peduli asalkan kamu punya motor gede. Tetapi cara ini lhem, hanya dapat dilakukan oleh kamu yang memang ‘terlanjur’ kaya.
2. Jadi Anak EksKull
Yah yang kedua adalah cara yang bisa dibilang gampang-gampang susah, caranya adalah mengikuti salah satu saja ekstrakulikuler disekolah mu, yap satu saja asalkan kamu bisa menjadi anggota aktif dan sebisa mungkin buat dirimu menjadi ikon ekstrakuler tersebut, karena banyak sekali cewe/cowo yang suka dengan kapten/ketua di ekstrakulikuler, dijamin cara ini ampuh untuk meningkatkan popularitas kamu disekolahan, asalkan kamu terus berusaha yo lhem..
3. Pintar
Cara yang ketiga adalah cara termainstream untuk menjadi populer disekolah, caranya adalah ‘Pintar’ memang cara ini akan sangat sulit bagi kamu yang ga suka belajar, tapi tenang kan pintar di Indonesia itu didefinisikan bagi mereka yang mempunyai nilai akademik tinggi, jadi walaupun kamu gasuka belajar kamu masih bisa mengasah skill mencontek kamu untuk mendapat nilai tinggi, dan kamu akan dianggap pintar .
4. Anak Band
Anak band adalah wujud sempurna siswa/siswi yang paling di inginkan menjadi pacar, maka jangan salah jika kalian bergabung dengan band disekolahmu dan bandmu bisa manggung disekolah, dijamin setelah manggung, cewe-cewe/cowo-cowo akan segera mention twitter kamu, yang ini saya sudah pernah mempraktikan, jadi dijamin deh ampuh .
Bagaimana kalau aku ga bisa bermain music? Latihan lah, kalo rutin pasti bisa, tidak ada yang tidak mungkin, kecuali menghidupkan orang mati dan nyium kening sendiri!
5. Melawaklah
Cara yang terakhir adalah cara termudah sekaligus tersulit untuk menjadi populer disekolah.
mudahnya ? mudah karena cara ini bisa dilakukan setiap saat disekolah, saat dikelas, bahkan saat sedang pelajaran.
Sulitnya ? melawak itu memang mudah lhem, tetapi sangat sedikit orang yang bisa melakukanya, dan akan sangat sulit bagi mereka yang tidak mempunyai ‘sense of humor’ yang tinggi.
Melawak juga ada kadarnya, biasanya banyak sekali cewe yang suka cowo dengan selera humor yang tinggi, tetapi kadang, cowo yang suka melawak itu terlalu sering melawak, sehingga itu justru membuat risih orang-orang disekitar lhem.
Cara ini akan jauh lebih mudah jika disekolahmu ada lomba stand up comedy lhem, jadi buat kamu yang suka melawak, ikutlah dan gunakan hobimu itu sebagai senjatamu, cara ini juga sudah saya lakukan lhem, dan ini sangat manjur.
yah semoga tips cara menjadi populer di sekolah ini bermanfaat ya :) .
yah semoga tips cara menjadi populer di sekolah ini bermanfaat ya :) .
*artikel ini dibuat saat penulis bingung mau nulis apa*
Tips Cepat Move On dari Mantan
Oke lhem, artikel ini dibuat untuk kalian yang susah move on dari setan mantan, yah langsung saja lhem cara cepat move on dari mantan :
1. Jangan dengarkan lagu sedih
Jangan dengarkan lagu sedih, atau lebih tepatnya jangan mendengarkan lagu yang membuat kamu mengingat si doi, karena itu akan mempersulit dalam proses rehabilitasi melupakan si doi.
saran saya, ganti lagu sedih itu dengan lagu yang have fun, yang bisa membuat kamu senang tentunya itu akan mempercepat kamu untuk melupakan doi.
2. Hapus semua hal tentang doi di handphone
Yang berikutnya adalah hapus semua kenangan yang doi tinggalkan dihandphone kamu lhem, karena dihandphone lah cara terindah untuk mengenang doi, jadi saran saya, hapus saja semua tentang doi, kalo perlu bakar aja bakar !
3. Buang semua Harapan
Yang ini adalah untuk kamu yang belum rela kehilangan si doi, buang semua harapan, yah dengan begitu buat kamu yang masih mengharap balikan dan mungkin menyesali keputusan yang telah kamu ambil, yakinlah bahwa doi takkan kembali padamu lagi, dengan begitu kamu akan siap untuk jatuh cinta lagi.
4. Meningkatkan kualitas diri
Yah meningkatkan kualitas diri adalah hal terindah untuk menyerang balik si doi yang telah meninggalkanmu, membuktikan bahwa doi telah salah meninggalkan kamu, cara meningkatkan kualitas diri? Buatlah diri anda menjadi lebih baik dalam segala hal dari sebelumnya, entah itu prestasi, keindahan, finansial dan sebangsanya. Dengan begitu kamu mungkin akan mendapatkan seseorang yang lebih baik dari si doi.
5. Pergi Ke Dukun
Yang paling manjur dari cara cepat move on dari mantan adalah, pergi ke dukun, dan bilang :
“mbah, tolong santet mantan saya, yang bernama Sri, nama panjangnya Sriwijaya fc, alamat pekalongan selatan, kirimkan keripik kentang dengan level kepedasan 100 ke perutnya mbah, biar dia tau seperti apa sakitnya diputusin”
*mati…*
Dan begitulah kira-kira cara move on kilat yang pernah saya praktikan, dan Alhamdulillah sekarang saya bisa melupakan si doi, tetapi juga lupa caranya jatuh cinta . semoga bermanfaat.














